Sedikit info buat kalian :D yg mau bikin MERCHANDISE untuk band, komunitas, EO, fans club, owner cloth brand Terima Produksi : * T-shirt (Standart/Long Sleve) * Lekbong * Raglan 3/4 * Polo Shirt * Sweater (Hoodie/Non Hoodie/Zip Hoodie) * Varsity Baseball/Hoodie Baseball * Windbreaker * Jersey/Futsal (Custom) * Snapback * Gelang/Bracelet * stiker * Spesifikasi : Kaos: Cotton Combet 20s-40s Sablon: Rubber Ink/plastisol/DTG/Cutting Stiker/Glow in the dark/Foam ink/Discharge Bordir Font
Friday, 10 July 2015
CARA MEMBUAT MEJA AFDRUK SABLON
1.Lampu sebagai sumber cahaya dalam proses afdruk. Gunakanlah lampu neon panjang 20 watt sebanyak 4 buah(lebih banyak lebih bagus) untuk mendapatkan hasil yang maksimal karena kita biasanya juga akan menggunakan screen yang berdiameter panjang, sehingga lampu neon panjang akan memberikan cahaya yang lebih luas dibandingkan lampu neon berbentuk bulatDibawah ini adalah bahan-bahan yang perlu anda siapkan
2.Usahakan menggunakan lampu TL elektrik yang tidak menggunakan balast dan starter tradisional, dengan lampu TL, rangkaian lampu anda akan menyala bersamaan sehingga dapat menghindari jeda waktu yang berbeda di area yang lain.
3.Buatlah box sederhana dari kayu yang beralaskan triplek untuk menempatkan rangkaian lampu.
4.Usahakan jarak antara lampu dan kaca meja tidak terlalu renggang (sekitar 5 – 10 cm cukup baik).
5.Gunakan kaca bening dengan tebal 5 mm untuk permukaan mejanya.
6.Bila perlu anda dapat menambahkan kaki meja atau bisa juga anda memodifikasi meja sablon anda dengan menempatkan rangkaian lampu di bawah meja sablon anda tersebut.
7.Lapisi alumunium foil di dalam boxnya agar cahaya lampu bisa fokus di kaca
(Meja afdruk yang sudah jadi
(Lampu TL)
mungkin cukup sampai di sini cara membuat meja afruk sablon Semoga artikel ini bermamfaat buat anda terimakasih telah berkunjung :D
Mau buat kaos pesan di sini
JENIS TINTA SABLON
Tinta
sablon banyak macam jenisnya. Masing-masing punya karakter dan aplikasi
penggunaan yang beda. di setiap tinta
sablon dibuat untuk dapat disablonkan ke satu atau beberapa jenis bahan
tertentu.
Berikut
ini adalah beberapa jenis tinta yang tersebar di pasaran dan cara
penggunaannya:
Tinta
waterbase / Basis Air
1.Tinta Rubber (GL) :
digunakan untuk sablon diatas bahan
textile, terutama di bahan kaos. dengan ke unggulan seperti karet yang bisa
melar bila ditarik. Tinta rubber banyak tersedia dalam berbagai macam kualitas.
2.Tinta
Extender :
digunakan untuk sablon diatas bahan textile,
terutama di bahan kaos. ke unggulan bening, sehingga tidak bisa digunakan di
bahan kain yang berwarna gelap. Jenis tinta ini bisa menyerap ke pori – pori
kain.
3.Tinta
Foaming :
digunakan untuk sablon diatas bahan
textile, terutama di bahan kaos. keunggulan tinta ini yang bisa mengembang bila
terkena press panas. Digunakan untuk menghasilkan efek timbul / foaming pada
sablonan
4.Tinta
Glow in the Dark :
tinta dengan efek cahaya saat di tempat
gelap. namun efeknya dalam waktu terbatas.Tinta jenis ini hanya dapat
menghasilkan efek yang baik diatas warna terang, sehingga bila disablonkan di
atas kain berwarna gelap, maka perlu dilakukan underbase ( dasaran ) berwarna
terang terlebih dahulu.
Tinta
Basis Minyak / Solvent Base
1.Tinta Plastisol :
Tinta jenis ini memiliki berbagai
keunggulan dibandingkan dengan tinta jenis waterbase untuk textile lainnya,
diantaranya ; tidak mudah kering di screen, daya tutup yang sangat baik, bisa
dibuat tebal sekali sehingga menghasilkan efek timbul yang sangat jelas,
Sayangnya, tinta plastisol ini memerlukan peralatan yang cukup mahal untuk
proses pengeringannya, seperti ; mesin conveyor curing dan flash
curing yang berharga jutaan hingga puluhan juta untuk memilikinya. Tinta
plastisol sendiri juga bisa dibagi menjadi beberapa jenis, seperti ; all
purpose Ink, High Opacity, High Density Plastisol, Cork Base, Natural Suade,
dsb. Salah satu kelemahan dari tinta plastisol ini adalah hasil sablonannya
tidak bisa di setrika atau di dry clean karena bisa membuatnya rusak / meleleh.
2.Tinta
PVC :
untuk menyablon diatas bahan; kertas, mika,
PVC, acrilyc, kulit sintetis, kayu dan sebagainya. Menggunakan cairan pencampur
M 3 sebagai pengencer ( solvent ) dan pembersihnya. Tinta PVC mudah untuk
digunakan karena tidak cepat kering di screen.
3.Tinta
Polymate :
untuk menyablon diatas bahan; plastik PP,
PE, atau HDPE ( Kresek ). Menggunakan cairan pencampur M 4 sebagai pengencer (
solvent ) dan pembersihnya. Tinta polymate perlu diproses terlebih dahulu
sebelum digunakan untuk menyablon, karena tinta yang baru dibeli biasanya
sangat cepat mengering di atas screen. Sebelum digunakan, tinta polymate
dicampur dengan M 4 secukupnya dengan keadaan tutup kaleng terbuka selama (24
jam ), sesekali aduk kembali dan tambahkan M 4. Setelah tinta agak mengental,
maka bisa segera digunakan menyablon ( tidak cepat kering di screen ).
4.Tinta
Nylon :
untuk menyablon diatas bahan nylon atau
kain polyester ( bahan tas ). Menggunakan cairan pencampur M 3 sebagai
pengencer ( solvent ) dan pembersihnya. Tinta nylon mudah untuk digunakan, dan
terkadang memerlukan campuran catalyst ( penguat ) untuk bahan nylon
tertentu.
5.Tinta
Heavy Duty / Industrial :
ada banyak jenis tinta dalam kategori ini
yang disesuaikan dengan kebutuhan dan media yang akan di sablon seperti ; tinta
untuk metal, kaca, keramik, hard plastik, coated metal, PS, ABS dan sebagainya.
Tinta-tinta
sablon yang disebutkan diatas hanya
mewakili beberapa saja dari jenis tinta sablon yang ada di pasaran.
mungkin cukup info dari saya tentang jenis
tinta SCREEN PRINTING (SABLON)
dan terimakasih :D
Untuk buat kaos sablonan klik disiniJENIS RAKEL SABLON DAN KEGUNAANYA
RAKEL adalah alat untuk mendorong dan menekan
tinta dari kain screen
agar menempel di media yang di
sablon seperti kain,kertas dan sebagainya.RAKEL adalah alat utama dalam menyablon
manual.
Jenis RAKEL dan kegunaanya
sebagai berikut:
A.RAKEL LANCIP :
bentuk dua sisi miring yang simetris dengan
ujung yang lancip dan sekilas tajam.biasa di gunakan untuk menghasilkan detail
gambar seperti sablon raster.
B.RAKEL LANCIP UJUNG DATAR:
bentuk sama dengan (A) hanya beda di
ujungnya saja yang datar,sehingga dapat menurunkan tinta dengan jumlah lebih
banyak.
biasa di gunakan untuk menyablon keramik
dan sebagainya.
C.RAKEL TUMPUL :
bentuk datar dengan dua sudut yang tumpul
mampu menurunkan tinta
yang cukup banyak sehingga bagus di gunakan untuk bahan kaos
dan sebagainya.
D.RAKEL BULAT :
bentuk ujung bulat dan mampu menurunkan tinta dalam jumlah cukup banyak dan tebal.biasa di gunakan
untuk menyablon warna menyala dan kontras.
E.RAKEL MIRING:
dengan bentuk satu permukaan yang miring
dan ujungnya lancip.
jenis ini hanya menurunkan jumlah tinta
sangat sediki, biasa di gunakan untuk media sablon
plastik.
F.RAKEL KOTAK:
bentuk datar dengan kedua sudut lancip.biasa di gunakan untuk media kertas dengan
tekstur kasar
(CONTOH GAMBAR DI BAWAH INI)
demikian info tentang Jenis RAKEL
sablon dari saya
semoga bermamfaat dan terimakasih
telah berkunjung :D
Subscribe to:
Comments (Atom)











